Find Sokcho’s English guide here

Buat yang punya social media, terutama IG dan mengikuti para pejalan dunia, pasti tau banget kalo di belahan bumi utara sekarang sedang musim gugur. Musim yang menampilkan keindahan dari warna-warni dedaunan dari seterang kuning, seberani merah, sampai coklat-coklat keemasaan yang menurut aku lebih berani lagi dari merah, mengingat dia masih sempat memberi keindahan, sesaat sebelum gugur. Ya, semua keindahan yang berbalut rasa dingin (eaa, masuk kakak,masuk). Musim yang memberi hampir semua kelas fotografer (bahkan juga yang gak punya kelas, *sambil ngaca) objek foto yang instagram-worthy.

Dan berbicara tentang musim gugur dan semua keindahan yang  berbalutkan rasa dingin itu, aku gak bisa melupakan Sokcho, salah satu dari sedikit tempat yang pernah aku kunjungi kala musim gugur.

P1080608Aku sepertinya sudah menulis beberapa artikel tentang Sokcho, jadi sekarang aku akan berbagi sedikit panduan tentang Sokcho, tentunya dari mata dan rasa ala Yuna.

Terletak sekitar 260 km di timur laut, Incheon International Airport, Sokcho merupakan kota yang digemari tidak hanya turis, tetapi juga turis lokal. Hal utama yang menarik dan mendominasi alasan para pengunjung ke Sokcho adalah Pegunungan Seorak yang meliputi tiga kota berbeda di bagian utara Korea Utara. Namun, bukan hanya itu, kota yang menjadi salah satu batas Korea Selatan dengan Negara saudaranya di utara, Korea Utara ini menarik dari berbagai hal seperti sejarahnya yang pernah menjadi bagian dari Korea Utara yang juga berpengaruh pada budaya dan makanannya yang hanya akan di temui di kota ini. Tambahan lagi, yang membuat Sokcho menarik adalah bentang alamnya yang beragam, tidak hanya pegunungan, tetapi juga laut, Bahkan Laut Timur (Donghae) ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di Sokcho. Semua hal yang dimiliki Sokcho itulah yang menjadikannya unik dan memiliki daya pikat sendiri. Akupun, terpikat dengan Sokcho, tepat di hari pertama aku berkeliling kota. Bila ada kesempatan lagi untuk ke Korea Selatan, aku pasti akan berkunjung lagi ke kota ini.

Ke Sokcho

Dengan Bus 

Cara paling favorit dan nyaman untuk sampai ke Sokcho dari Seoul atau Incheon International Aiport adalah dengan bis. Tidak ada kereta yang menghubungkan langsung Sokcho dengan Seoul. Selain itu, tidak ada kereta yang menuju Sokcho, dan juga dengan pesawat harus melalui Kota Yangyang, beberapa kilometer di batas selatan kota Sokcho.

Origin Arrival Price (₩) Duration Frequency
Incheon International Airport Sokcho Bus Terminal, Dong-myeon 300,000 2′ 40″ every 30 minutes
Sokcho Bus Terminal, Dongmyeon Dongseoul Bus Terminal (Seoul) 17, 300 2′ 10″ every 30 minutes
Chuncheon Sokcho Bus Terminal, Dongmyeon 13,400 2 hr 17 buses/day 06:15 – 20:00)

Dengan ferry

Sama dengan kereta, tidak ada ferry penumpang yang menuju Sokcho dari Seoul atau tempat lain di Korea Selatan, tetapi Pelabuhan Sokcho melayani ferry dari Zarubino, dekat Vladivostok di pantai timur Rusia.

Berkeliling Sokcho

Satu-satunya hal yang kurang nyaman dari Sokcho dibandingkan kota-kota lain di Korea yang pernah aku kunjungi adalah transportasi dalam kota. Mungkin hampir sama dengan Pulau Jeju, hanya ada taksi dan bis. Bila sudah terbiasa dengan kemudahan dan kenyamanan subway di Seoul, berkeliling Sokcho bisa menjadi kendala tersendiri. Bis memang ada dan lewat di jalan-jalan utama, tetapi harus sedikit bersabar menanti. Bila ingin cepat bisa menggunakan taksi, tetapi harganaya relatif mahal.

Menginap di Sokcho

Sokcho sendiri begitu luas, dan terdiri dari 12 distrik dimana masing-masing district memiliki daya tarik tersendiri. Ada berbagai macam penginapan di setiap distrik. Berdasarkan apa yang aku lihat dan tempat paling banyak penginapan adalah di sekitar Pantai Sokcho. Jadi tempat tinggal tergantung dengan minat setiap pengunjung. Bila ingin berdekatan dengan Pegunungan Seorak, bisa mencari penginapan sekitar Nampo-dong atau Seorak-dong. Tetapi saat berkunjung ke Sokcho aku memilih untuk menginap di sekitar Dongmyeon-dong, tepat di belakang terminal bis dan juga hanya beberapa menit dari pasar dan dekat dengan laut.

Hal  menarik di Sokcho

Banyak. 😀

Seperti aku bilang sebelumnya, dari alam, makanan, kebudayaan dan adat. Berikut akan aku sebutkan beberapa pilihan dan dibagi berdasarkan daerah juga.

Sokcho’s 8 Sceneries

Pemerintahan setempat sedang mempromosikan 8 lokasi di seluruh Sokcho yang menarik untuk pemandangan atau alam. Aku sendiri tidak sempat berkunjung ke semuanya. Tetapi tempat-tempat ini dipilih untuk menampilakan pemandangan terbaik yang dimiliki oleh Sokcho. Tentunya dari pengunungan sampai lautan.

  1. Sokcho Lighthouse Observatory (Sokcho Deungdaejeonmangde)
  2. Sokcho Yeongnangho Beombawi
  3. Mount Choeng View
  4. Cheogcho Lake (Cheongcho-ho )
  5. Sokcho Beach, Jodo Islet View
  6. Daepo Oeongchi
  7. Seorak Sunrise Park
  8. Sangdomun Hakmujeong

P1080705

Berdasarkan distrik

Dongmyeong-dong, Geumho-dong, Jungang-dong, Gyo-dong

Keempat distrik di atas adalah yang padat penduduk. Ada terminal bis utama, pusat pemerintahan kota, resort, hotel, hostel, beberapa atraksi menarik, pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Daerah ini juga dekat dengan laut (kecuali daerah gyo-dong yang berada di baratlaut) yang artinya dekat dengan pelabuhan penumpang internasional, pasar ikan basah. Untuk yang menyukai kemudahan dan keramaian, aku sarankan untuk memilih tempat ini. Tempat favorit daerah ini adalah Sokcho Lighthouse Observatory, Dongmyeong Raw Fish Restaurant Complex, Jungang Raw Fish Restaurant Complex, Pelabuhan Dongmyeon, Sokcho Fishery Market, Hwangso (Oz) Plaza, dan masih banyak lainnya.

Cheongho-dong

Cheongho-dong ini sahabat untuk yang suka dengan air karena distrik yang bentuknya memanjang ini diapit oleh Laut Timur (Donghae) di sebelah timur dan Danau Cheong (Cheong-ho) yang cantik di sebelah barat. Untuk pencinta makanan laut juga bisa berlabuh di sini. Abai village adalah bagian dari distrik ini.

Joyang-dong

Joyang-dong juga menjadi batas Danau Cheong di selatan. Joyang-dong ini juga padat dan fasilitas lengkap. Hotel dan resort memadati daerah ini. Daerah ini menjadi lokasi favorit saat musim panas, saat Pantai Sokcho di buka untuk umum.

P1080744

Daepo-dong

Serupa dengan Joyang-dong Daepo-dong digemari karena lokasinya di pesisir pantai. Bila memilih tempat ini, akan dimanjakan dengan pemandangan indah setiap kali matahari terbit dari Seorak Sunrise Park.

Domun-dong, Nohak-dong, Jangsa-dong

Berada di barat dan juga barat daya, lokasi ini sudah mendekati Gunung Seorak. Daerah ini tidak sepadat district-district yang sudah disebutkan di atas, bahkan cenderung jarang pemukiman, tetapi tetap ada penginapan dan fasilitas sehari-hari. Malah di daerah ini, tempat yang seru untuk dikunjungi lebih beragam. Ada pemandian airpanas Seorak Waterpia. Balhae History Hall, Sokcho Municipal Museum Cultural Village of the Displaced yang menyediakan informasi sejarah kependudukan Sokcho, termasuk ikatannya dengan Korea Utara. Di daerah ini juga Haksapyeong Sundubu Maeul berada.

Seorak-dong

Seperti  namanya, Seorak-dong merupakan bagian dari Pegunungan Seorak. Tepat di pintu masuk Pegunungan Seorak dari arah Sokcho, terdapat hotel dan resort.

Yeongnang-dong

Yeongnang-dong ini didominasi oleh rumah penduduk, tetapi yang menjadi primadona adalah Danau Yeongnang yang besar dan cantik. Yeongnangho Beombawi yang merupakan 1 dari 8 tempat terindah di Sokcho juga ada di Yeongnang-dong.

Makanan di Sokcho

Sangat bervariasi!

Hal menarik lain dari Sokcho adalah makanannya. Bahkan saat di penginapan, aku bertemu beberapa pemuda (aish) yang datang ke Sokcho bukan untuk hal macam-macam, tetapi khusus makanan. Mereka menyebut itu wisata kuliner. Mengagumkan memang karena dari daerah pegunungan Seorak di barat sampai pinggir pantai di timur, ada makanan sendiri yang memikat.

Dari bermacam-macam makanan yang harus di coba saat di Sokcho dan memang ini rasanya mengagumkan, ada 4 yang aku saranin untuk di coba sebelum meninggalkan Sokcho. Selain menjadi khas-nya, makanan ini tidak didapatkan di tempat lain. Bilapun ada, rasanya sangat berbeda (aku pernah coba sundae cumi di Seoul, di pasar dadakan, dan rasanya sangat mengecewakan dengan harga yang jauh lebih mahal).

Abai sundae & Ojingeo sundae (sundae cumi-cumi)

Sundae merupakan salah satu jajanan popular di Korea, yang membedakan Abai sundae adalah sundae ini berasal ari Abai Village, desa nelayan yang berada di pantai timur Sokcho, abai sundae diisi dengan potongan sayur-sayuran dan nasi ketan. Sedangkan Ojingeo sundae ini merupakan ciri khas Sokcho berupa isian Abai Sundae yang dimasukkan dalam cumi-cumi besar.

Sundubu Jjigae (Sop tahu lembut)

Bila Abai sundae dan Ojingeo sundae merupakan makanan khas tepi pantai timur Sokcho, Sundubu Jjigae atau tahu lembut ini merupakan makanan khas daerah penduduk desa di kaki pegunungan Seorak di barat Sokcho. Sundubu Jjigae ini juga disebut sebagai salah satu perwakilan makanan tradisional Korea. Yang khas dari sundubu jjigae ini adalah proses pembuatan tahu yang murni menggunakan air laut yang sudah diproses. Ini adalah makanan favoritku dari Sokcho. Sop tahu dengan bumbu yang sederhana ini sangat lezat dan lembut yang meleleh di mulut.  Biasanya menu ini didampingi oleh ikan cod yang kering dan beberapa macam menu tambahan ciri khas masakan korea.

Di Sokcho sendiri, ada satu daerah yang didedikasikan untuk mencicipi berbagai olahan tahu lembut atau sundubu, yaitu Sundubu Village Haksapyeong di Nohak-dong.

Ayam goreng tepung (Dak-gangjeong atau Deep-fried chicken)

Ayam goreng tepung di belahan dunia manapun pasti sama, hanya saja di Sokcho menjadi selevel diatas rata-rata. Aku pertama kali tidak sadar akan hal ini, sampai akhirnya berkenalan dengan seseorang dari Seoul yang keukeuh harus ke Sokcho Fishery Market hanya untuk membeli ayam goreng sebagai oleh-oleh. Biasanya ayam goreng ini disajikan dengan berbagai saus tambahan spesial. Saat itu yang paling populer adalah madu pedas (emang di madu pedas, Bang!) dengan tingkat kepedasan yang bevariasi. Dan tingkat kepedasanpun menentukan harga.

P1070929Biasanya ini dijadikan cemilan malam, bersama teman dan soju dan bir. Entah kenapa, semua menolak menikmati ayam goreng ini di siang hari.

Seafood

Tentu saja Sokcho belum lengkap tanpa mencoba berbagai olahan hasil laut. Sebut saja seleramu, maka ada di Sokcho, dari hidangan mentah seperti sashimi, rebus-rebusan, panggang, goreng, atau kering, semua ada. Hanya saja, dari cerita-cerita, yang paling favorit adalah sashimi dan ikan kering (ternyata selera di ikan kering 11-12 yah).

Dan…

Panduan mini untuk Sokcho dari aku cukup sekian. Silahkan mencurahkan apa saja yang berkaitan dengan panduan ini di kolom komentar. Bahkan berguna atau tidaknya. 🙂

❤ June!

Advertisements