Oleh – oleh dari Busan

Yuks balik ke Busan dan bicara tentang oleh-oleh. Walaupun sudah ribuan kali aku bilang oleh-oleh sekarang gak jadi prioritas aku, tapi buat Kak Ew, tetap. Oleh – oleh termasuk prioritas dia. Bahkan dia pernah bilang gak lengkap rasanya pulang gak bawa oleh-oleh. Seperti sayur bening gak pakai garam. Seperti penantian cintanya tanpa harapan. Seperti kisah kasih  yang bertepuk sebelah tangan (terus aja curhat terus).

Nah jadi kembali ke oleh-oleh. Saat beberapa bulan lalu aku ke Busan, akhirnya gatal juga tangan, walau dompet dan cash flow menyedihkan, akhirnya aku tergoda untuk membeli juga oleh-oleh.

IMG_1452Beberapa karena benar-benar susah dihindari kelucuannya. Tau sendirikan kalo Korea itu brings the cuteness to another level!. Yah aku tergoda, terutama di beberapa tempat yang akan disebutkan di bawah ini, yang awalnya aku berusaha cuekin, eh akhirnya kebawa mimpi.

Jadi di mana saja tempat yang membuatku tergoda membuat oleh-oleh dan tempat lainnya yang berhasil kulewati (sambil gigit jari) karena dana sudah sangat minim.

Daisho

Iyah, ini sama dengan Daisho yang di Jepang. Ternyata ada Daisho juga loh di Korea. Dan dari beberapa pengamatan di lapangan, Daisho di Korea, menurut aku barangnya lebih lucu-lucu, terutama yang tokonya besar.

IMG_2242Nah ini di Daisho Busan yang bikin tidur gak nyenyak, aku sangat terpikat dengan satu oleh-oleh, yang harganya dua kali lipat dari harga seharusnya di Daisho, tetapi barangnya menurut aku sangat lucu, alhasil aku borong sampai lebih dari 10 walaupun separuhnya berakhir sedih di Jepang karna kelebihan bagasi.

Pusan National Univ. Station dan Geumjong-ro

Sebenarnya banyak stasiun di Busan yang berkonsep sama dengan stasiun Pusan National University ini, hanya saja setelah putar-putar berapa kali akhirnya aku tau harga di daerah ini lebih murah dibandingkan stasiun umumnya, walaupun barangnya sama (kebetulan barang yang aku lihat sama selalu lebih murah di sini 500-1000 won).

IMG_1810Ke Busandae inipun aku gak sengaja. Awalnya karena kesasar, dari Haeunde Beach naik bis, entah gimana sampai ke Geumjeong-ro. Dan ternyata saat aku berjalan dari Geumjeong-ro ke arah stasiun kereta di EXIT 3, aku melewati jalan-jalan yang kiri kanannya dipenuhi toko-toko fashion dan makanan. Barang-barang yang ditawarkan lucu-lucu dan pembelinyapun mayoritas remaja dan anak kuliahan. Walaupun barangnya sebagian besar sama dengan tempat lainnya, tetapi suasananya sangat berbeda dan menyenangkan.

Aku yang tadinya tidak berniat untuk belanja, apalagi pakaiain, jadi tergoda untuk membawa pulang beberapa kaos lucu dan celana pendek.

Gamcheon Cultural Village

IMG_2068Tidak hanya menawarkan tempat-tempat yang instagramable dan juga pemandangan yang memanjakan mata dengan beragam warna-warna cerah, tetapi di Gamcheon Cultural Village, pengunjung juga ditawarkan beberapa kerajinan (yang umumnya imut-imut) untuk bisa dijadikan oleh-oleh. Barang yang diperdagangkan kebanyakan adalah hasil kerajinan penduduk lokal. Jadi biasanya unik-unik dan harganya juga terjangkau menurut aku.

IMG_2114

Nampo-dong – Pasar Gukje – Busan Tower

IMG_2171Nah yang ini sebenarnya aku kehilangan acuan untuk menggabungkan foto-foto yang kukumpulkan selama jalan tanpa arah dari Nampo station ke Busan Tower dan menggabungan semua foto dengan kenangan ingatan. Yang pasti sepanjang jalan dari Nampo Station ke Busan Tower itu dipenuhi toko-toko fashion, souvenir khas Busan, dan makanan.

IMG_2173Aku sendiri membeli beberapa pembatas buku khas Busan dan pastinya magnet lucu-lucu di daerah ini, sambil tak lupa intip-intip fashion untuk sekedar cuci mata dan mencoba berbagai jajanan yang berjajar di sepanjang jalan.

Gwangbok-ro

Untuk Gwangbok-ro, aku lewati tepat sebelum naik ke Busan Tower. Sepanjang jalan dipenuhi pertokoan fashion dan kosmetik yang mengingatkanku pada Myeongdong Shopping Street di Seoul. Hanya saja jalannya lebih lapang dan pengunjung tidak sepadat di Myeongdong, walaupun Gwangbok-ro tidak bisa dibilang sepi juga.

IMG_2241Belanja di Gwangbok-ro menurut aku lebih nyaman dibandingkan di Myeongdong dan barangnyapun tidak berbeda.

Dari Gwangbok-ro ini, bisa banget mengarah ke Lotte Departement Store yang terhubung dengan stasiun subway di  mana sepanjang stasiun juga banyak hamparan toko-toko yang menjual berbagai barang yang bisa di jadikan oleh-oleh. Sebelum masuk ke Lotte.

IMG_2260Nah, cukup segitu dulu tempat belanja oleh-oleh dari Busan, kalo ada pertanyaan dan tambahan tempat boleh tulis di kolom yah.

Advertisements

7 Comments

  1. WAhh… lucu banget yaa… disini aja sekelas daiso atau scoop.. atau miniso yang lagi hiets ituu laku banget.. apalagi di sana.. (mungkin emang harus niat belanja kesana… #eh??)

    “Korea itu brings the cuteness to another level!” hahaha kocak.. 😀

    1. Hehehehe, iyah kan, temen aku spesialist marketing waktu magang di Jepang, dia ngaku kalo di Korea dan Jepang emang itu marketnya, tapi diapun selalu terjebak di lingkaran yang dia buat. 😀 😀 Apalgi para penonton yah kan. 🙂
      Nah, ini lagi-lagi Lina nih kalo Scoop aku taunya gegera dia. 🙂

    2. terjebak di lingkaran yang dia buat apa tuh maksudnya yun?? hahaha 😀

      iya nih.. di indonesia kalo harganya agak mahal kurang laku jg sih.. daiso jg skrg ga begitu laku.. eh tapi miniso yang mahal laku ya..
      Scoop jg kalo diskon lmynlah..hahaha :p
      *ngincernya diskonan

    3. Maksudnya, temen gw yang marketingkan buat market untuk di Jepang dan Korea itu, salah satunya packagingyang lucu. Nah dia udah tau itu kerjaan marketing, tapi di pun tetap terjebak beli barang dengan packaging yang lucu. *kepanjangan yah penjelasannya*.

      Scoop mehi mehi dangdut harganya. Itu loh tas akupernah liat, aku beli cuma kurang dari 200ribu di Thailand, persis sama barangnya di Scoop d jual 1 juta lebih. Langsung rasa mau jualan aja deh. 😀 😀

    4. hooo itu ya maksudnya… hahaha selain packaging lucu alat2 keperluan yang lucu2 jg penting.. kaya model daiso gitu..

      hah?? sama persis di thailand cma 200rb?? iyaa tauu market indonesia lmyn untuk barang2 kaya gitu.. gue dlu sama lina jg pengen banget punya toko barang2 lucu… tapi apa daya..hahaha :p

Ngobrol yuks.. ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s