Lahir dan besar di daerah kabupaten (bukan di pedalaman) Kalimantan, membuat kami sangat terbiasa dan nyaman berbelanja kebutuhan harian di pasar traditional atau pasar basah atau flea market, or whatever, you name it! Alasan lain adalah varian jajanan pasar dengan rasa yang sangat terjamin kelokalannya dengan harga pasti gak usah di tanya, jauh lebih murah daripada di supermarket. Belum lagi, bila kita sudah menjadi langganan, produk terbaik, tersegar dari penjual akan selalu diberikan pada kita, sekaligus tambahan bonus pelanggan (yang terakhir ini paling membuat senyum cemerlang keluar). Interaksi-interaksi yang tidak didapat saat berbelanja di supermarket.

Nah, berkaitan dengan itu, beberapa perjalanan terakhir, kami selalu memasukkan pasar lokal ke daftar tempat yang akan dikunjungi, terutama bila mencari jajanan atau makanan dengan harapan yang sama (yang nulis gak lelah berharap dalam segala hal eaaaa).

Perjalanan keluar Indonesia terakhir dengan banyak mengantongi kunjungan ke pasar traditional adalah di Busan. Kota terbesar kedua di semenanjung Korea Selatan ini punya banyak pasar basah dan cukup populer dikalangan wisatawan, baik domestik maupun internasional. Ada Gukje Market, Gijang Market, Heundae Traditional Market, Jagalchi Fish Market, dan masih banyak lagi pasar-pasar lainnya. Dari semua pasar itu, cerita akan berfokus pada pasar ikan Jagalchi (부산 자갈치시장)

 Jagalchi yang terletak di pesisir tenggara kota pelabuhan terbesar di Korea Selatan ini menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara, bukan hanya karena statusnya yang istimewa sebagai pasar ikan, tetapi juga sekaligus menjadi yang terbesar di Busan dan mungkin saja di sepanjang semenanjung Korea. Selain itu, buat aku pribadi, yang menjadi alasan untuk mampir ke Jalgachi, walaupun kondisi jalanannya benar-benar basah, tanpa menghiraukan setelahnya akan berkunjung ke Lotte Mart yang besar dan café-café adalah lokasinya yang sangat nyaman ditempuh dengan berjalan kaki dari beberapa lokasi menarik lainnya di Busan.

Sebelum benar-benar sampai pasar basahnya, terutama selepas pintu keluar kereta bawah tanah atau perhentian bis, pengunjung akan disambut berbagai macam toko dagangan kering, layaknya pasar biasa.

IMG_2146

IMG_2141Saat sudah melewati pertokoan seperti itu, berjalan lebih jauh lagi dari stasiun kereta, mendekati pesisir, barulah terlihat kesibukan pasar basahnya.

Jadi Jalgachi yang tersohor itu, ya isinya ternyata benar-benar dipenuhi dengan hal berbau hasil laut.

IMG_2139

Para pedagang yang didominasi ajumma yang semangat sekali menawarkan dagangannya. Pasar menjadi serasa riuh dan hidup dengan teriakan teriakan mereka. Aktivitas yang sangat bersemangat di pasar hasil laut ini

IMG_2133Tolong fokus ke jualannya yah, jangan penjualnya, apalgi si abang-abang kaos putih garis-garis. Jangan sampai lolos. EH!!! ;P 😀 

Sementara pedagang-pedagang ikan dan lainnya sibuk memanggil calon pembeli dan menawarkan dagangannya, di pojokan-pojokan pasar, berjajar tenda-tenda ukuran seragam yang menawarkan berbagai macam masakan Korea berbahan dasar tentu saja hasil laut.

IMG_2135Tenda-tenda itu, saat aku berkunjung, sebagian besar dipenuhi orang-orang berusia paruh baya, berkelompok banyak atau setidaknya berdua (si tenda-tenda apalagi dipojokan emang untuk dua-duann, aku baper).

Berusaha mengabaikan yang dipojokan, aku menikmati aktivitas yang bersemangat dan menularkan semangat ke aku juga. Sampai puas berkeliling diantara jalan-jalan yang tidak terlalu lebar dan basah.

IMG_2131Setelahnya, aku memutuskan untuk mencoba makanan Korea berbahan dasar ikan, di sisi lain pasar. Banyak pilihan memang yang ada di sana. Jajaran rumah makan yang memanggil-manggil untuk di samperin, baik besar maupun kecil, baik yang sudah diliput berbagai macam televisi, seperti gambar-gamabr besar yang berusaha menarik pengujung untuk datang yang terpampang besar di depan toko.

Namun aku memutuskan untuk masuk ke salah satu tempat makan yang sepi, tak berpengujung. Tempat makannya mungkin jauh dari kata sederhana, bahkan kecil dan tidak menarik dari luar. Akupun saat itu memutuskan makan di situ karena harga yang ditawarkan cenderung lebih murah, selain itu tiga orang ahjuma yang menjualnya, tersenyum ramah saat aku lewat, tanpa memanggil seperti yang lainnya.

Dan rasanyapun tidak mengecewakan. ❤

IMG_2143

Puas menikmati aktivitas di Jalgachi Fish Market, aku berjalan terus ke pusat perbelanjaan yang berada di seberang jalan pasar itu. Mencoba makanan lainnya dan menikmati suasana berbeda.

IMG_2144Jadi mau mengunjunggi Jalgachi Fish Market gak?

Advertisements