Or was known as Jungang Market (속초관광수산시장)

Setelah berbagi gambaran umum tentang kawasan di Sokcho, sekarang pengen berbagi banyak tentang kota itu. Aku kayanya memang gitu, kalo suka akan diceritain banyak. Please hang it there. 😀

Jadi, dari berbagai tempat yang kukunjungi di Sokcho, hal yang paling mencuri hatiku selain abang yang ketemu di penginapan adalah Sokcho Fishery Market atau yang lebih di kenal Jungang Market. Sebenarnya Jungang Market ini sama saja dengan pasar tradisional pada umumnya yang menjual berbagai macam bahan kebutuhan pokok, hanya ssaja yang menjadikannya spesial dan membuat aku hampir setiap hari berkunjung, bahkan pernah pagi dan sore dalam sehari karena kebetulan bisa digapai dengan berjalan kaki dari tempat aku menginap, adalah keberadaan satu lane yang dikhususkan untuk menjual berbagai macam jajanan khas Sokcho dan umumnya berbahan dasar hasil laut Sokcho dan sekitarnya.

Bahkan setiap aku berkunjung, jalan ini dipadati oleh turis domestik, dan jangan heran bila belum ada keterangan selain bahasa Korea (saat aku berkunjung, Oktober 2016). Walau begitu, keterbatasan bahasa tidak menjadi penghalang untuk berbelanja, saat itu aku cukup menghafal bahasa Korea; berapa harganya (이거 얼마예요)? Angka, dan sisanya kalkulator. 😀

Jadi dari banyaknya jajanan yang ada di Jungang Market, ada beberapa yang sudah aku coba dan semuanya highly recommended! Tidak mengecewakan.

Buttered fried seafood

Ini mungkin bisa disamakan dengan gorengan di Indonesia, hanya saja tepungnya tidak banyak dan biasanya berbagai hasil laut atau sayuran (bahkan cabe hijau besar) yang dijadikan gorengan. Selain itu tidak dipotong-potong, tetapi utuh. Ini salah satu finger snacks yang banyak peminatnya. Ada banyak tempat yang menjual jajanan serupa,hanya saja, bila ingin merasakan tempat paling favorit, cari saja tempat dengan antrian tepanjang. Saat sedang tidak lapar atau buru-buru, silahkan padati antrian tersebut, tetapi aku sudah mencoba beberapa tempat, masih bingung membedakan rasanya karena semua terbuat dari hasil laut yang segar, dengan balutan yang sama- sama renyah dan gurih.

Kimbab 

Sebenarnya sama saja dengan kimbab lainnya, kecuali bentuknya lebih ramping dan panjang, jadi bagian nasi lebih tipis. Aku suka bagian sayurnya yang masih krenyes-krenyes saat dimakan walaupun belinya pagi dan makannya sudah lewat tengah hari karena waktu itu jadi bekal untul bawa naik ke Ulsanbawi-nya Gunung Seorak. Atau ini juga jadi rasa enak karena pemberian. 😀

Sokcho dan Mansuk Dalkangjung (닭강정)

Ini sepertinya jajanan paling favorit dari Sokcho, (sweet and sour) ayam goreng tepung. Aku bahkan sempat liat beberapa orang membawa kotak ayam ini sampai ke Seoraksan. Dari teman yang aku baru kenal di penginapan, dia dan beberapa temannya dari Seoul terkadang datang ke Sokcho hanya untuk ayam goreng ini. Ada dua toko dengan antrian terpanjang bahkan dari awal buka di pagi hari, yang sekaligus membuat aku ngenes lihat kekosongan di toko lain. Dua toko itu adalah Sokcho (속초닭강정) dan Mansuk Dalkangjung (만석닭강정). Dari testimoni, Mansuk adalah #1 dan Sokcho Dalkangjung adalah #3, dan aku sudah mencoba keduanya, lagi-lagi tidak menemukan perbedaan. Keduanya adalah ayam tak bertulang di goring tepung yang crunchy dibalur saus manis dengan beberapa level rasa pedas (bukan perih yah). Sepanjang ingatanku, ini adalah cemilan favorit menemani pembicaraan ringan dengan teman, khususnya di malam hari, ditemani beberapa jenis minuman.

Abai Sundae (아바이 순대) dan Ojingeo Sundae (오징어 순대)

Aku sudah mencoba Abai Sundae, hanya saja tidak sempat memotret, jadi ini foto dari Municipal Museum(abaikan bentuknya). Abai Sundae juga salah satu yang digembor-gemborkan bila ke Sokcho. Sama dengan sundae di Korea pada umumnya, hanya saja di Sokcho, yang terkenal khusus di daerah nelayan, Abai Village.

Mengambil nama sundae,ojingeo sundae ini berupa cumi-cumi utuh yang diisi dengan berbagai campuran hasil laut kemudian dilapisi telur saat digoreng. Rasanya gurih. Sedikit agak mahal untuk ukuran jajanan, tetapi cukup mengenyangkan. Karena cumi-cuminya besar, aku biasanya beli separuh dan itu cukup menggantikan porsi sekali makan.

Suka atau tidak suka makanan laut, sebaiknya bila ke Sokcho jangan melewatkan yang satu ini.

Ternyata list sampai disini saja. Sebenarnya masih banyak sekali makanan yang perlu di coba, hanya saja tidak sempat mencoba semua. Contohnya berbagai jenis mandu seperti di gambar. Mungkin kesempatan lain ke Sokcho akan mencoba ini juga.

Advertisements