Menjadi salah satu kota di bagian paling utara Korea Selatan, Sokcho (속초시) menawarkan hal yang menarik bagi para pengunjung, dari variasi bentang alam berupa pengunungan sampai pantai, yang juga mempengaruhi rentang kulinernya. Berkaitan dengan sejarahnya yang pernah menjadi bagian dari Korea Utara, Sokcho punya variasi kebudayaan juga berpengaruh pada ragam kulinernya dan tidak ditemukan di kota-kota lainnya di Negara Ginseng itu. Beberapa alasan yang membuat perjalanan takterencanaku ke Sokcho menjadi berkesan.

Karena perjalananku ke sana mengesankan, maka aku ingin berbagi sedikit tentang kota Sokcho terutama gambaran umum  kawasan di kota itu yang menarik untuk dijadikan tempat persinggahan. Ini semua berdasarkan pengalaman berwisata selama 4 hari 3 malam di kota yang menentramkan itu.

Buatku, dalam setiap perjalanan pemilihan lokasi adalah hal penting. Pemilihan lokasi biasanya bergantung pada ketercapaian (kemudahan akses ke berbagai lokasi penting), harga, dan keamanan. Umumnya di Korea Selatan, suatu kawasan lengkap, setiap namanya diikuti dengan kata –dong (동) yang mungkin bisa diartikan sebagai kawasan/distrik. Untuk di Kota Sokcho (Sokcho-si/속초시) beberapa kawasan yang aku tandai cukup menarik untuk dijadikan baik persinggahan ataupun lokasi kunjungan.

Dongmyeong-dong (동명동)

Dongmyeong-dong menjadi yang paling pertama disebutkan karena di sini berada terminal bis utama Sokcho yang juga merupakan pintu masuk dan keluar ke kota Sokcho. Ini penting juga karena transportasi utama di Sokcho adalah bis, taksi bukan pilihan yang murah. Kawasan ini juga salah satu yang paling padat pemukiman dan pusat bisnis yang menjadikannya selalu sibuk sepanjang waktu. Pelabuhan hasil laut, pelabuhan barang dan angkutan laut, Sokcho Obervatory Tower, dan Kantor Walikota berada di kawasan ini. Pasar Tradisional Jungang yang terkenal, Danau Chugcho, Danau Yeongnang, dan masih banyak lagi  bisa ditempuh dalam beberapa menit dari dengan berjalan kaki dari atau bis dari kawasan ini. Selain itu, beberapa penginapan dan tempat makan banyak berada di daerah ini. Menurut aku, ini adalah lokasi pertama yang menjadi perhatian saat memutuskan untuk berkunjung ke Sokcho.

Yeongnang-dong (영랑동)

Berada di bagian paling utara kota Sokcho, Yeongnang-dong ini umumnya didominasi oleh pemukiman berupa apartemen-apartemen tinggi dan lokasi golf.

Lokasi menarik untuk berwisata yang aku dapat di kawasan ini adalah Danau Yeongnang yang indah dan beberapa spot yang menjadi point kuat kawasan ini, seperti Beombawi (범바위) yang didaulat di urutan kedua dari 8 tempat menikmati pemandangan indah di Sokcho.

Jungang-dong (중앙동)

Berada di selatan Dongmyeong-dong. Jungang-dong masih padat dengan pemukiman dan pusat-pusat bisnis. Selain dekat dengan dengan Donghae (East Sea) yang berpengaruh kuat dalam kehidupan masyarakat Sokcho dan Danau Cheongcho, kawasan ini ramai dengan pengunjung karena pasar traditionalnya, Jungang Market atau yang sekarang di sebut Sokcho Tourist Fishery Market (속초관광수산시장). Walaupun Jungang Market sama dengan pasar traditional pada umumnya yang menjual kebutuhan sehari-hari, terutama hasil laut di Sokcho, pasar ini menjadi ramai dikunjungi (sebagian besar) turis domestik karena keberadaan satu jalan di pasar ini didedikasikan khusus sebagai pusat jajanan khas Sokcho dan umumnya terbuat dari hasil laut. Sangat rugi untuk dilewatkan bila berkunjung ke Sokcho.

Cheongho-dong (청호동)

Cheongho-dong persis diapit oleh Donghae (East Sea) di sebelah timur dan di sebelah barat oleh Danau Cheongcho yang berada diurutan keempat dari 8 lokasi indah di Sokcho. Selain itu, persis dibaratnya, terdapat pulau kecil Jodo (조도) yang menempati posisi terindah kelima. Aku gak tau persisi, tetapi sepertinya di kawasan ini tidak ramai dengan penginapan.

Joyang-dong (조양동)

Berada tepat di selatan Danau Cheongcho, Joyang-dong ini selain ramai dengan pemukiman dan pusat bisnis, juga menjadi tujuan wisata terutama relaksasi. Terdapat beberapa titik observasi baik untuk pengamatan migrasi burung maupun sebagai titik pandang kota Sokcho. EXPO Park dan Tower menjadi beberapa daya tarik kawasan ini.

Daepong-dong (대포동)

Para pecinta pantai dan pasir, mungkin akan menikmati berada di Daepong-dong. Menempati kawasan paling selatan Sokcho, pesisir kawasan ini didomiasi pantai dan lokasi pandang untuk menikmati keindahan Donghae (동해). Tempat favorit seperti Pantai Sokcho dan Seorak Sunrise Park yang berada di posisi pertama dan keenam.

Nohak-dong (노학동) 

Aku berkunjung ke Nohak-dong saat itu untuk mengunjungi Sokcho Municipal Museum yang melipir melipir agak jauh ke arah barat, namun tidak menjadi masalah buatku mengingat disini aku bisa mendapat banyak informasi tentang ciri khas penduduk Sokcho baik dari sejarah, tradisi, dan kekayaan kulinernya.

Aku juga melipir lagi sedikit ke menjauh untuk sengaja berkunjung ke Sundubu Maeul (Village) yang sesuai namanya didedikasikan untuk sup tahu lembut (손두부 찌개) khas Sokcho yang telah didaulat menjadi salah satu masakan paling otentik dari Korea Selatan.

Tambahan lagi, satu hal yang tidak sengaja aku temukan di Nohak-dong adalah Hanok Maeul, perkampungan dengan rumah tradisional Korea. Tidak sebesar yang sudah terkenal seperti di kota lainnya, tetapi ini sangat menyenangkan karena benar-benar perkampungan tempat tinggal yang sunyi dan bukan untuk tujuan wisata.

Seorak-dong (설악동)

Salah satu alasan terkuat yang menjadikan Sokcho terkenal, selain satu-satunya kota di mana Pokemon Go bisa di mainkan di Korea Selatan (sampai saat kedatanganku di Oktober 2016), adalah Seorak National Park (설악산국립공원). Menyandang predikat sebagai salah satu dari puncak tertinggi di seluruh Korea, ditetapkan menjadi Taman Nasional Korea pada tahun 1970 dan “Biosphere Reserve” oleh UNESCO pada tahun 1982, dengan beragam bariasi flora dan fausna juga keindahan pegunungannya dalam setiap musim menjadikan Taman Nasiona Seorak primadona Sokcho.

Jadi tertarik untuk ke Sokcho? Daerah mana yang kira-kira akan kamu pilih untuk kunjungi saat ke Sokcho?

 

Advertisements