Yeay, mengajukan visa lagi. Artinya akan ada perjalanan keluar lagi. Yeay, ini senang-senang gimana gitu yah setiap mengajukan aplikasi visa. Senang mengingat akan ada perjalan keluar dan gimana gitu yah karena urusan berkas-berkas begini sebenaranya hal yang paling gw hindari, belum lagi rasa deg-degan saat aplikasi sudah diajukan dan dalam proses verifikasi hingga menunggu keputusan ditolak atau diterima. Itu lebih sakit dan lebih campur aduk dan gak enak daripada menanti kepastian hubungan yang menggantung ini. Terus kalo di tolak pasti sakitnya lebih dalam dari di tolak cowoq. #eaaaaa. Untungnya belum pernah (Puji Tuhan) di tolak kedutaan, kalo di tolak cowok? JAngan di jawab di sini, entar kepanjangan.πŸ˜€

Kali ini mengajukan visa Korea Selatan, happening banget gak sih negara tujuan satu ini. Abang-abang di sana silahkan gelar tikar menanti kedatangan si manis dari Kalimantan. *kibas rambut*

south-korea-travel

gambar

Dari dua tahun lalu gw sudah diajakin ke Korea Selatan, demi menjaga stabilitas emosi, dengan halus selalu menolak dan malah mengunjungi Jepang untuk kedua kalinya. Tapi ternyata pesona makanan dan tempat-tempat yang beredar di drama-drama Korea sangat menarik. Akhirnya tahun ini dengan modal nekat dan tiba-tiba juga saat iseng check ada harga yang lumayan, jadilah membeli tiket dan mau tak mau harus mengajukan visa.

Panjang yah pembukaannya.πŸ˜€

Nah sekarang ke kesan mengajukan visa Korea. Untuk jenis dan syarat-syarat masing-masing visa, gak perlulah yah gw paparkan lagi di sini karena sudah banyak banget beredar di jagad maya. Silahkan di pastikan lagi juga di situs resmi, di sini.

Sudah buka? Silahkan ajukan sesuai dengan visa yang diinginkan. Gw pribadi mengajukan visa kunjungan wisata dan wisata keluarga (C-3-2, single visa, kunjungan di bawah 90 hari) panjang yah visanya.

Demi si Dadang yang sudah nunggu di sana mendapatkan visa yang diinginkan, gw memenuhi semua persyaratan yang diajukan, bukan dengan anteng, tapi penuh dengan dumelan dan harap-harap cemas. Gimana tidak ada sekitar 14 persyaratan. Ini tidak sedikit mengingat gw ada dipelosok nusantara dan persyaratan itu? Oh. Persyaratan yang paling terasa menyesakkan dada adalah foto kopi bukti keuangan. Benar bahwa di situ tertulis pilih salah satu, berhubung gw menggunakan jasa agen, mereka mau memastikan dokumen gw lengkap, dan jadilah gw diminta memenuhi semua. Dan tentunya benar-benar semua, bukan seperti biasanya yang bila sudah ada BankΒ referenceΒ letter, sisanya tidak perlu. Ini nyesek karena gw bekerja 12 jam sehari, otomatis bolak-balik ke bank karena urusan pribadi membuat performa kerja gw buruk (padahal udah dari awal kali yah buruk).

Selain bukti keuangan, yang menyesakkan dada, yang lainnya adalah fotokopi SIUP tempat bekerja, GOD, membayangkan saja gw gak sanggup. Gw gak tau untuk yang lain, tetapi selama ini, empat kali pindah perusahaan (ketahuan dah kutu loncat), SIUP itu hanya di pegang management. Siapa gw berani meminta SIUP? Dinas pertambangan juga bukan, apalagi pemilik perusahaan. Oh no. Dengan alasan itu gw gak melampirkan ini. Tadinya bila agen memaksa meminta, gw akan membatalkan untuk menggunakan jasanya. Untungnya dimengerti alasan gw itu. Jadilah cukup membuat surat keterangan kerja.

Dari semua berkas, dua hal itu yang membuat kepercayaan gw sedikit bergetar. Tetapi dengan patuhnya berkas yang lain gw penuhi and melalui agen yang terpercaya, akhirnya berkas gw dimasukkan. (bila membutuhkan informasi tentang agen, silahkan hubungi kami).

Proses menunggu diterima-tidaknya visa seperti selentingan di atas selalu menjadi momok sendiri, gimana kalo di tolak, tiket yang walaupun dibeli dengan harga promo, tidak bisa dibilang murah, akan sayang, dan hal-hal lainnya yang sudah di bayar di depan.

Proses ini gw kontrol di situs khusus visa Korea, yang menurut gw keren karena gw bisa memastikan bahwa agen gw bekerja sesuai kesepakatan. Link ini gw dapet di blog yang menurut gw gak kalah keren.

Setiap hari selama setidaknya 4 hari, gw gak berhenti memastikan perkembangan visa gw, hingga hari keempat atau kelima (gw lupa pastinya), akhirnya ada pemberitahuan bahwa visa gw diterima. Thank Papa J. Usaha yang lakukan dan disertai doa, dan juga dumelan (gimana bisa bersatu yah doa dan dumelan, ampuni gw Papa J), akhirnya berbuah gw (manis, red).

So, sekarang di hitungan mundur beberapa hari menuju ke negara Bibimbap ini, gw sedang mempersiapkan itinerary yang terus terang semakin ditelusuri, semakin membuat bingung karena banyak banget pilihan dan ternyata tetap merasa waktu 11 hari akan kurang. *bidadari berbentuk manusia yang suka merasa kurang emang*πŸ™‚

Itu kesan gw saat membuat aplikasi Korea, gimana dengan kalian? Boleh share donk di sini. Makasih.πŸ™‚β€