Tepat tiga tahun lalu gw berkunjung ke Sydney. Cerita perjalanannya sudah teralu lama dan basi, tetapi seperti biasa, gw suka nelan yang basi-basi, dan kali ini mau berbagi yang basi itu (jahat yah). Berhubung sudah banyak diceritakan tentang Sydney dulu, kali ini ingin membuat rangkuman perjalanan berupa tempat yang gw senangi selama di sana dan pastinya itu gratis.😀

Bourke Street, Surry Hills

Menyusuri Bourke Street dari ujung utara ke selatan di pagi hari dan terus sampai ke Woolloomooloo Bay adalah ketidaksengajaan yang menyenangkan. Selain menemukan Bourke Street Bakery yang koleksi rotinya memikat mata, hati, dan rasa, ada juga Harry’s pie yang nikmat  berlokasi tepat di selatan Woolloomoolo Bay, di sepanjang jalan mata gw dimanjakan dengan pemandangan bangunan-bangunan tua yang sebagian besar masih digunakan sebagaimana kondisi awalnya dulu dibangun. Terutama yang membuat gw senang adalah rumah-rumah berdempetan di sepanjang jalan dengan bentuk teras yang unik banyak menghiasi jalan ini. Pepohonanpun masih berderet rapi di kanan dan kiri jalan, membuat berjalan kaki di sana sangat menyejukkan.Bourke Bakery

Royal Botanical Garden

Sepertinya sudah beberapa kali diungkapakan di sini, tetapi memang untuk hal yang menyenangkan dan pastinya gratis, sulit untuk tidak memasukkan Royal Botanical Garden. Selain memiliki koleksi tumbuhan yang sangat banyak dan sejarah yang panjang, di kebun ini sering menjadi pilihan tempat diadakannya berbagai macam acara (info lengkap bisa baca di sini). Gw lebih terkesima dengan pemandangan dari kebun ke arah lautan di utaranya dan juga pemandangan mereka yang melakukan olahraga di sepanjang jalur yang sudah disediakan di kawasan taman.

Royal Botanical Garden 2Tambahan, tetangga Royal Botanical Garden di sebelah utara adalah Sydney Opera House, alasan lain untuk menyukai taman ini.

Bondi Beach

Gw bukan pencinta permainan air seperti kak Ewang, kecuali dengan alasan yang jelas dan tawaran yang begitu menggiurkan, jadi saat berkunjung ke Bondi Beach, hal yang gw lakukan adalah bersantai di rumput yang berada tepat di sisi jalan utama sambil menikmati fish and chips (yang ini tidak gratis). Mungkin harus gw akui, duduk bermalas-malasan di sesuatu tempat yang sejuk merupakan salah satu hobi gw, sambil memandang sekeliling. Walau gw tidak selalu memperhatikan apa yang terjadi di sekitarnya, duduk begitu saja sudah menyenangkan. Selain itu, hal yang ternyata menyenangkan dilakukan adalah walking tour. Sebenarnya ada beberapa pilihan jalur yang lebih panjang, tetapi saat itu gw hanya melakukan yang jalur pendek, dari perhentian bis ke arah Ben Buckler Park di bagian lebih utara, berujung pada pemandangan luasnya Samudra Pasifik. Perjalanan yang menyenangkan dan menyegarkan, ditambah lagi dilakukan bersama teman yang menyenangkan. Segar.DSCN7381

The Rocks

IMG_0089Daerah yang tidak akan gw lewatkan bila suatu saat nanti berkunjung ke Sydney, baik sekedar berjalan-jalan dan memotret, atau juga kulineran. Selain dipenuhi tempat makan, taman-taman, dan berbagai macam museum baik yang gratis maupun berbayar, The Rock merupakan salah satu pintu untuk berjalan di Sydney Harbour Bridge yang tersohor itu. Tempat yang sebaiknya tidak dilewatkan pencinta kuliner, seni, fotografi, dan pencinta sejarah. Infonya, di sini rutin diadakan pasar seni karya penduduk lokal yang tidak ditemukan di tempat lain. Menarik.

IMG_0069-foto gw dan sahabat gw berjalan di Sydney Harbour Bridge, makasih Liz

Tambahan, sebaiknya sempatkan mengunjungi Museum of Contemporary Art, walaupun gak ngerti seni macam begituan, seperti gw, eksebisi yang diadakan tetap menarik.

Hyde Park dan sekitarnya

Taman tertua di Sydney yang terletak di tengah kota ini sayang bila dilewatkan. Berjalan dari utara ke selatan atau sebaliknya adalah jalur yang gw anjurkan. St Mary’s Cathedral, Anzac War Memorial, dan Archibalt Fountain adalah beberapa tempat yang bersejarah dan ramai dikunjungi. Beberapa meter ke sebalah timurnya, terdapat bangunan-bangunan bersejarah, sebut saja yang sudah terkenal seperti Queen Victoria Building, St. Andrew Cathedral, dan Town Hall. Gw bukan seorang yang jago sejarah, hapal sejarah, atau penggila sejarah dan juga bukan ahli arsitektur bangunan dan aktivis penyelamat bangunan tua dan bersejarah, tetapi berjalan di sekitar daerah ini cukup menyenangkan, seolah-oleh dengan melihat semua bangunan tersebut, memotret bagian-bagiannya yang indah dan sampai saat itu masih mengungguli waktu (di mana luka hati ini saja sudah ditelan oleh waktu), dan kemudian mengumpulkan informasinya lebih lanjut dari mbah google atau brosur gratis. Oh ya, seperti yang pernah gw bahas, mungkin bisa mampir ke Anzac War Memorial, salah satu lokasi favorit yang gratis dan paling gw sukai tepat berada di jantung kota Sydney.DSCN7580

Mrs. Macquairie’s Chair

Tempat ini mungkin akan sering muncul dipencarian bila membahas salah satu tempat terbaik untuk menggambil foto Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera House yang gratis (emang perlu dipertebal) karena memang posisinya yang menghadap ke arah barat memungkinkan kita memiliki foto dua bangunan ikonik dari Sydney itu dalam satu bingkai dengan latar belakang (bila ke tempat ini sesaat sebelum) matahari terbenam (walau hasil jepretan gw bus*k banget). Jangan mencari kursi seperti di kantor, di sekolah, atau di ruang tamu, tetapi temukan satuan batupasir putih yang digerus sehingga memungkinkan kita duduk dan bersantai. Pengalaman kami, untuk posisi dengan kemungkinan sudut yang lebih bervariasi, naiklah di atas lapisan batupasir itu, ada pemandangan lain seperti Sydney Central Business District, dan lainnya. Silahkan dikunjungi (padahal agak malas mengetik).

Mrs Macquaries Point4Nah, segini dulu tempat gratis yang menyenangkan versi Yuna di Sydney.

❤ Yuna🙂