Seperti sebagian besar pelancong lainnya, mengunjungi Tsukiji Fish Market saat berkunjung ke Tokyo menjadi sesuatu hal yang ingin dilakukan, konon katanya menikmati sushi dan makanan khas Jepang lainnya yang berbahan dasar sumber laut memiliki kenikmatan sendiri bila dirasakan di sana. Make sense, mengingat lokasinya yang berada di sumber bahan yang digunakan membuat sushi ataupun makanan yang berbahan dasar sejenisnya, di Tsukiji Fish Market yang disebut-sebut sebagai salah satu pasar ikan terbesar di dunia. Wow. Membuat penasaran memang.

Dan pastinya gw, si pencinta rasa, tentu tidak akan melewatkan sumber makanan lezat tersebut. Saat kunjungan pertama, gw dan teman seperjalanan berusaha bangun pagi-pagi demi menikmati makanan segar di sana. Berjalan dari stasiun Tsukiji Shijo kami menyusuri jalan yang sepi dan lumayan cukup lama menuju pasar. Sesampainya di sana langsung menghampiri deretan rumah makan yang ternyata di beberapa toko sudah sangat panjang antriannya, dan bisa dipastikan dari penampilan pengunjung, kertas-kertas penunjuk arah, dan buku-buku yang tidak bisa dibilang tipis, mereka adalah para pelancong seperti kami, dan juga tergerak oleh apa yang telah di baca sehingga sampai di sana dan membuat antrian panjang.

Singkat cerita, karena kami akan mengunjungi Kawagoe setelah menikmati sushi di sana, dengan cepat kami mengambil keputusan untuk mencoba restoran sushi lainnya, yang tidak memiliki antrian sangat panjang. Saat itu gw berfikir ini pertama kalinya menikmati sushi di Jepang langsung, tidak ada pembanding, jadi tidak ada salahnya mencoba restoran yang tidak ramai dibicarakan. Gw hanya berharap restoran itu belum banyak dibicarakan bukan karena kalah nikmat, tetapi hanya kurang publikasi.

IMG_1073Akhirnya, dari beberapa tempat kami pilihlah Yamazaki Sushi. Walaupun ternyata, kami harus menunggu beberapa menit, tetapi itu terasa jauh lebih baik daripada antrian lainnya. Selain itu kami berikan ocha panas untuk menghangatkan hati diri dari dinginnya udara musim semi di Tokyo. Setelah memastikan tempat duduk kami tersedia, gw dan kawan-kawan dipersilahkan masuk ke tempat yang hanya cukup untuk kurang dari 10 orang, dengan meja yang tersambung langsung dengan pajangan hasil laut segar. Kursi-kursi pelangganpun menghadap koki yang ramah dan asistennya yang cakep. Kondisi yang memungkinkan pelanggan melihat secara langsung pembuatan sushi dan bila bisa melakukan percakapan dalam bahasa Jepang dengan baik, koki akan dengan senang hati menjelaskan apa yang sedang dilakukannya.

20130426_091514Berbagai pilihan sushi tersedia, semua terlihat menarik. Namun ketiadaan pengalaman makan sushi membuat kami memilih menu paket yang terdiri dari 8 potong sushi, 1 telur dadar gulung, dan 1 telur ikan. Sambil menanti sajian, kami menikmati pemandangan koki yang ramah mengolah nasi dan hasil laut menjadi potong-potongan sushi. Setiap mengambil bahan, sang koki selalu menunjukkan kepada kami dan selalu berusaha melakukan percakapan dengan bahasa kalbu Jepang, walaupun tahu bahwa kami ini bisu saat diajak berbahasa Jepang, hanya “Hai, hai, hai!”. Tak masalah, itu menjadi sebuah pengalaman menanti yang menyenangkan. Seandainya saja penantian inipun sama menyenangkannya seperti itu. Eh, lari dari topik.

IMG_2259Tersajilah paket sushi kami dan siap dicoba satu-satu. Ukuran sushi cukup besar dibandingkan ukuran yang ada di restoran-restoran Indonesia, sesaat merasa tak akan mampu menghabiskan dan sedikit takut melihat ukurannya. Apakah akan sanggup menelan mentahan itu, tetapi setelah di coba, ternyata bahan tidak berbohong. Semuanya segar dan tak berbau amis (pernah diceritakan singkat di sini).

IMG_2266Dalam hitungan menit, sepaket besar akhirnya habis, ditutup dengan miso segar. Lengkap. Untuk rasa dan harga paket ¥2100, Yamazaki Sushi, memuaskan, baik pelayanannya, tempatnya, dan rasanya.  Sepertinya bila ada kesempatan ke Tsukiji Fish Market lagi, bila Yamazaki Sushi antriannya tidak panjang, gw akan mencoba lagi.

ingin mencoba? Silahkan cari di alamat ini, Enjoy!

5-2-1 Tsukiji, Tsukiji Market Building 6, Chuo 104-0045, Tokyo Prefecture

Ini tambahan referensi sushi di sekitar Tsukiji Fish Market

Pertama

Kedua