Pilihan cerita ini murni karena sebagai pengguna kami merasakan betapa murah dan bermanfaat tiket ini.

Cerita tentang Bangkok sedikit tertunda dulu karena tetiba teringat dengan “City Bus All-day Pass” khusus untuk transportasi dengan bis sebesar 500 yen untuk menjelajahi area berbatas di Kyoto. Untuk yang berniat mengelilingi Kyoto seharian penuh, terutama mengunjungi kuil-kuil dan tidak terlalu terburu-buru, tiket ini sangat bermanfaat dan murah sekali, apalagi bila akan berhenti di lebih dari tiga stasiun karena untuk bis, tarif di Kyoto adalah rata di 220 yen untuk orang dewasa dan 110 untuk anak-anak (tahun 2013). Tetapi perlu di ingat, untuk tiket ini ada batasan daerah yang bisa di tempuh, bila melebihi batas, akan dikenakan biaya tambahan. Nah bila memegang petanya, stasiun yang diwarnai hitam adalah yang dikenai biaya tambahan. Meskipun demikian, tiket ini sudah memenuhi sebagian besar wilayah Kyoto. Jadi bagaimana sih rute sehari kami dengan Kyoto Bus “City Bus All-day Pass” yang kami beli di Stasiun Kyoto ini?

Foto di sini
Foto di sini

-Fushimi Inari Shrine

Yah, kuil yang didominasi oleh warna orange dan populer dengan kecantikannya menjadi target foto ini tentu saja menjadi pilihan utama karena letaknya yang dekat dengan Stasiun Kyoto, bila menggunakan kereta hanya ditempuh dalam waktu sekitar 5 menit di selatan stasiun dengan biaya 140 yen. Selain itu, masuk ke kuil ini tidak dipungut biaya dan kuil inipun dibuka 24 jam, artinya subuhpun bisa dikunjungi saat sebagian besar kuil lainnya dibuka diatas jam 8 pagi.

Cara tempuh: Stasiun Kyoto (bis #5) – Inaritaishamae

-Arashiyama

Dari Fushimi Inari Shrine, kami beranjak ke Arashiyama, dengan kembali ke Stasiun Kyoto dan menggunakan kereta untuk sampai ke Arashiyama. Hal ini karena tujuan utama kami adalah berkeliling Arashiyama dan Kinkakuji. Oleh karena itu beberapa kuil di antaranya kami lewati. Tetapi bila waktunya cukup dan hanya berkeliling di pusat Kyoto, gw sarankan mengunjungi beberapa kuil berikut masih dengan “City Bus All-day Pass”, jalurnya seperti ini (dengan arah utama adalah Arashiyama atau ke daerah barat):

-Tofokuji Temple, kuil Zen terbesar di Kyoto.Salah satu lokasi dengan pemandangan terbaik saat musim Gugur. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke kuil, tetapi untuk setiap taman dan beberapa lokasi lain dipungut biaya 300-400 yen.

Cara tempuh: Inaritaishamae (bis #5) – Tofokuji Michi

-Toji Temple, terdaftar sebagai salah satu UNESCO World Heritage Site, dibangun tahun 794. Ciri khas utama adalah bentuk atap yang unik. Biaya masuk 500 yen.

Cara Tempuh: Tofukuji (bukan Tofukuji Michi, bis #207) – Toji Higashimonmae

-Nijo Castle, terdaftar juga sebagai salah satu UNESCO World Heritage Site, di bangun tahun 1603. Biaya masuk 600 yen.

Cara tempuh: Toji Higashimonmae (bis #207) – Shijo Omiya (bis #201) – Nijoekimae.

-Arashiyama, di daerah ini sediakan waktu sekitar 3 jam karena banyak hal menarik yang bisa dilihat.

Cara tempuh: Nijoekimae (#201) – Senbon Marutamachi (#93) – Uzumasa Eigamuramae (dengan bis yang sama, dari sini kena biaya tambahan) – Arashiyama (+220 yen).

-Kinkakuji Temple

Puas mengelilingi Arashiyama, selanjutnya menuju arah lebih utara yaitu Kinkakuji Temple, bila punya cukup tenaga dan waktu, tetap ada pilihan untuk mengunjungi kuil-kuil diantaranya yang masih termasuk daerah Arashiyama yang gw sarankan dengan berjalan kaki karena daerah ini tidak di-cover oleh “City Bus All-day Pass”.

Cara tempuh: Arashiyama (bis #11) – Yamagoe Nakacho (bis #59) – Kinkakujimae.

Masuk ke Kinkakuji Temple dikenai biaya 600 yen. Jam buka 09:00-17:50. Sebelum ke sampai di Kinkakuji, dengan nomor bis yang sama, bisa berhenti di Ryoanji Temple, berhenti di Ryoanjemae.

-Shijo Kawaramachi Area

Selepas Kinkakuji, daerah Shijo Kawaramachi menjadi tujuan kami, yang pertama untuk makan siang yang begitu terlambat, dan kedua berharap bisa bersantai sejenak di sisi sungai Kamogawa, walau akhirnya hanya makan yang sempat kami lakukan. Dari daerah kinkakuji ke kawasan ini cukup lama ditempuh dengan bis, terutama bila macet. Sekitar 30-45 menit. Di antara jalur ini banyak sekali yang bisa dikunjungi dengan menggunakan tiket yang sama, tanpa biaya tambahan, sayangnya waktunya tidak memungkinkan. Tempat menarik yang dilewati (tergantung bis yang kita pilih) seperti Kyoto Botanical Garden, Shimogamo Shrine, Kyoto Imperial Palace, Nishiki Food Market, Chionji Temple, Ginkakuji Temple, Honen-In Temple, dan masih banyak kuil lainnya, serta beberapa museum. Setelah makan siang, kami singgah sebentar melirik Potoncho dan kawasan Gion, kemudian beranjak ke Kiyomizudera Temple.

Cara tempuh: Kinkakuji-michi (bis #12, #59, #205) – Shijo Kawaramachi.

-Kiyomizudera Temple

Kuil ini adalah salah satu kuil yang populer di Kyoto, terutama saat musim Gugur dan Semi. Dikenakan biaya masuk sebesar 300 yen. Di lokasi sekitar kuil ini juga banyak hal yang menarik seperti Sannenzaka dan Ninenzaka, Kyoto Potery Center, Yasaka Pagoda, Kodaiji Temple, Maruyama Park, Yasaka Shrine dan masih banyak lagi yang bisa ditempuh dnegan berjalan kaki. Hal yang menyenangkan dari kawasan ini adalah, kompleks bangunan tua yang masih terawat dan digunakan terutama sebagai tempat berdagang.

Cara tempuh: Shijo Kawaramachi (bis #207) – Kiyomizu-michi.

-Kyoto Station

Dari Kiyomizudera Temple kami kembali ke Kyoto Stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Osaka dengan shinkanshen. Kelebihan stasiun ini adalah lengkapnya fasilitas seperti teater, departement store, restaurant, dan bahkan hotel. Disekitar stasiunpun banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan tiket “One Day Pass” antara lain Sanjusangendo Temple, Kyoto National Museum, dan juga Kyoto Tower.

Cara Tempuh: Kiyomizu-michi (bis #100, #206) – Kyoto Station.

Kyoto BusNah, itu rute sehari yang jalurnya dua kali gw gunakan. Dari banyaknya variasi pilihan rute untuk dikunjungi, terutama kuil, musium, dan tempat lainnya di Kyoto, “City Bus All-day Pass” sangat murah dan berguna.