Kushikatsu, makanan, mungkin lebih pas disebut cemilan dari Jepang. Kushikatsu ini lebih mirip gorengan di Indonesia, hanya saja perbedaannya kushikatsu potongan daging atau sayur (umumnya jamur shitake) ditusuk seperti sate dan disajikan dengan saus, bukan dengan sambal apalagi dengan cengek. Di Jepang sendiri, kushikatsu yang selalu disarankan untuk di coba adalah yang dijual di daerah Osaka, tepatnya Jan Jan Yokocho Lane di daerah Tennoji. Di sini terdapat banyak pilihan toko yang menjual kushikatsu, tinggal pilih mau mencoba di kedai yang mana, hanya saja yang perlu menjadi catatan tebal adalah sebagian besar kedainya di buka di atas jam 11, jadi lebih tepat kalo direncanakan untuk makan siang, atau sarapan yang sangat terlambat.

IMG_0851Dari banyaknya pilihan kushikatsu, ada dua tempat yang sudah gw coba, tempat yang pertama adalah sebuah kedai kecil, bukan karena sudah terkenal, tetapi karena saat itu satu-satunya kedai kushikatsu yang sudah buka di awal saat kami harus mengisi kekosongan perut. Walaupun kecil, seperti biasa, tempatnya rapi dan pelayanannya sangat memuaskan.

Kushikatsu1Yang kedua adala makan di tempat yang lebih besar dan dari luar penampakan bangunannya cantik, serta eye catching saat kita berjalan di Jan Jan Yokocho Lane. Awalnya kami sendiri bahkan tidak tau ini di sini menyediakan kushikatsu, sampai seorang pramuniaga dengan semangat 45 menyodorkan menu yang ada ditangannya kepada kami.

Kushikatsu2Seperti biasa, untuk makanan gw selalu memilih menu aman yaitu pork, gw gak tau emang dasarnya gw suka atau bagaimana, rasanya selalu enak, dalam bentuk masakan apapun dan di manapun, jadi gw mungkin gak bisa dijadikan patokan bila pilihan menunya ini. Menurut gw, dikedua kedai, rasanya sama-sama enak untuk pork. Yang lain gw coba adalah jamur shitake, awalnya terasa sedikit aneh karena ada rasa kelat digigitan pertama, tetapi yang berikutnya ternyata kushikatsu shitake sangat enak dibandingkan kushikatsu ayam dan sapi. Oleh karena itu, tanpa berfikir panjang, di kedai kedua, gw memesan jamur shitake lebih banyak.

Kushikatsu3Yang membuat gw pribadi ketagihan makan berbagai kushikatsu adalah rasanya yang enak dan ada gabungan antara lembutnya isian dengan balutan yang renyah. Ah, rasa itu, rasa-rasa yang tak mau dilupakan.

Oh iya, umumnya kushikatsu ini dinikmati bersama bir, jadi buat yang tidak masalah dengan minuman beralkohol, silahkan saja di coba, saat itu gw dan teman-teman tidak menyantap dengan bir karena masih terlalu terang untuk itu dan perjalanan masih panjang, kami takut ketagihan. Hehehehehehe.

Kushikatsu4Satu lagi, untuk kushikatsu, ada etika khusus saat menyantapnya, terutama berkaitan dengan sausnya. Jadi, kushikastu hanya boleh dicelupkan sekali ke saus yang dihidangkan, bila ingin berkali-kali silahkan minta mangkuk yang lebih kecil untuk itu karena walaupun teman semeja tidak keberatan kita mencelupkan kushikatsu ke saus berkali-kali setelah ada bagian yang digigit, tetapi untuk penduduk Jepang mungkin itu tidak sopan. Jadi mudahan setelah membaca ini dan mencoba kushikatsu jangan mencoba untuk mencelupkan kembali saat sudah digigit walaupun teman semeja kita sendiri tidak keberatan berbagi jigong dengan kita.🙂

Kushikatsu5Selamat menikmati.❤

Artikel terkait:

ini dan ini