Kami selalu menyukai masakan oriental, dan gw selalu menggemari berbagai macam dim sum dan bakpao, dan di Bandung, ada satu restoran dim sum yang suka gw singgahi bila berkunjung ke Kota Kembang tersebut, yaitu Eastern yang ada di Istana Plaza. Kalo gw sendiri paling menggemari paket ‘all you can eat” yang biasa di buka dari pukul 10:00-14:00, gw lupa weekend buka atau gak, tapi sepertinya paket “all you can eat” tidak berlaku di week end.

Nah, paket ini syaratnya adalah, kita harus datang minimal bertiga dan memilih paket “all you can eat” mana yang akan di pilih, lalu setelah itu kita diantar di meja, dilayani oleh satu pramusaji, yang mencatat pesanan kita. Berdasarkan nama paketnya, kita bebas memilih dim sum mana saja yang akan di makan, dengan syarat, semua yang sudah dipesan dan dihidangkan di meja, harus habis, tidak boleh ada yang tersisa. Bila ada yang tersisa, kita akan dikenai biaya tambahan. Gw gak tau tepatnya berapa biaya tambahan per-menu yang sisa karena selama ini, semua pesanan selalu di ludes habis dan tak bersisa. Oleh karena itu, pandai-pandailah memilih menu dan jang gelap mata, pesan sesuai kebutuhan.

Kunjungan terbaru kemarin, karena sudah mengetahui beberapa menu dan akhirnya menjadi favorit, akhirnya gw dan teman-teman memilih menu yang kami sukai. Berikut daftar makanan yang kami pilih.

Mantau, ini adalah menu terfavorit gw dan teman-teman di Eastern IP. Biasanya kami selalu pesan di awal dan di akhir pemesanan. Mantau lembut dengan rasa manis yang pas, tidak terasa pemanis buatannya ini menurut gw cocok untuk menjadi pembuka hidangan karena memancing semangat makan dan selalu dipilih sebagai menu penutup karena tentu saja slogan “save the last for the best” tentu saja perlu untuk paket makan sepuasnya seperti ini. Jadi gw rekomendasikan untuk memesan ini saat bertandang ke Eastern, IP.

MantauSiomay, setelah hidangan pembuka, gw biasanya selalu memakan siomay, yah ini selalu menjadi menu favorit gw. Berhubung ditempat ini semua makanan halal, gw memesan siomay ayam dan udang. Menurut gw siomay yang enak adalah pembungkus yang kenyal dan bagian yang mengandung daging yang padat. Dan begitulah siomay di sini.

SiomayBakpao, ini adalah menu yang selalu gw pesan selain siomay. Satu-satunya kekurangan bakpao di sini adalah, dagingnya lebih sedikit dibandingkan roti pelapisnya.😀

BakpaoTantart, ah menu ini tidak ada fotonya, tetapi gw memang tidak begitu menyukai cake yang hampir disukai oleh semua orang ini, tapi sekali mencoba, tantart di sini lumayan.

Bubur Ayam Telur Asin, ya mungkin ini gak termasuk dim sum, tetapi ada di menu pilihan paket, berhubung gw penasaran rasanya, akhirnya kami pesan. Alhasil porsinya yang lumayan membuat kami kewalahan. Bubur yang disediakan terpisah dengan bahan pelengkap lainnya ini ternyata enak. Gw suka bubur yang kental (tidak terlalu cair dan juga tidak terlalu padat) dan rasanya tidak terlalu asin.

BuburCeker Ayam, ehm, pertama kali menikmati kaki ayam asam manis di sini, ge begitu terpukau dengan rasanya dan kelembutannya. Tulang yang mudah terpisah dengan ‘daging’ pembungkusnya, tetapi terakhir kunjungan ke sana, rasa itu sudah tidak ada lagi. Yang ada adalah kaki ayam yang sedikit menciut dengan rasa asam manis yang menurut gw aneh, sedikit pahit.

Kaki ayamChong fan Udang, yang menyenangkan dari menu ini adalah rasa dingin dan melebur di mulut saat kita mengunyahnya. Selain itu, rasanya yang tak terlalu mendominasi (kecuali bagian udangnya), membuat perut dan mulut sedikit istirahat dari berbagai macam rasa yang sudah bercampur aduk di menu-menu sebelumnya.

Chong Fang UdangPangsit Kucai, dim sum ini dipilih karena kami tidak pernah mencoba sebelumnya. Dan setelah mengunyah, sepertinya gw pribadi tidak akan memesan dim sum yang ini lagi. Mungkin karena di goreng, jadi terasa berminyak sekali.

KucaiHam Sui Kok, gw gak tau pasangan nama ini tepat apa gak sama foto, yang pasti dim sum dengan isian ayam ini juga kurang memuaskan, entahlah, mungkin dim sum yang di goreng memang tidak terlalu masuk di selera gw. Dim sum adalah di kukus.😀

HamBakpau Kacang, sebelum menutup dengan memesan kembali Mantau, akhirnya kami memutuskan memesan bakpau kacang ini. Rasanya ternyata lumayan enak dan tentunya mengenyangkan.

Setelah merasa cukup akhirnya makan sepuasnya ini kami akhiri. Untuk dim sum yang sebagian besar memuaskan di lidah dan perut kami, rasanya kembali lagi ke restoran ini saat berkunjung ke Bandung akan gw lakukan secara rutin. Dengan menocek kantong sebesar 300,810 untuk tiga orang sudah termasuk biaya service sebesar 5% dan pajak 10%, gw rasa ini tidak masalah.

Detail harga; Guan Yin Tea 12,000; all you can eat 257,400; service 5% 13,470; pb 10% 26,940..total 309,810. Berkunjung 4 Juni 2014.

Selamat ber-dim sum ria.🙂🙂❤