Negara Sakura, salah satu julukan yang disandang oleh Jepang dan saya yang mulai menyukai Jepang sejak berada di sekolah dasar berkeinginan untuk menginjakkan kaki di negara tersebut dan melihat bunga indah yang bermekaran hanya di waktu tertentu itu secara langsung, tidak hanya dari komik, buku, foto ataupun drama yang selama ini saya tonton. Akhirnya, keinginan saya itu terwujud pada April 2013 silam. Saya dan tiga orang teman saya berangkat ke Jepang. Sebelum berangkat kami sudah berkhayal duduk di bawah pohon Sakura yang sedang bermekaran sambil menikmati bekal khas Jepang. Maka untuk menyambut hal tersebut segalahal kami persiapkan segalanya sematang mungkin.

Kami menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Jepangpada tanggal 26 April 2013 dengan perasaan yang bercampur, termasuk perasaan kecewa karena masa untuk sakura bermekaran telah usai. Maka pupuslah harapan kami menikmati indahnya Sakura. Tetapi saya dan teman-teman tidak mau hanya berfokus terhadap itu saja. Oleh karena itu kami bertekad untuk menikmati setiap momen selama berada di Jepang. Dengan tekad itulah kami memulai perjalanan kami selama seminggu di Jepang.

Perjalanan di mulai dari Tokyo, kemudian ke daerah sekitarnya; Kawagoe dan Kawaguchiko. Ketiganya berdekatan, tetapi memberikan kesan yang berbeda. Dalam hiruk pikuk dan megahnya Tokyo yang sarat dengan teknologi membuat saya merasa berada di lingkungan yang selalu menuntut pergerakan cepat dalam segala hal, juga kemandirian.Kota yang memberikanmu tempat dan waktu untuk berekspresi tanpa mengganggu lingkungan. Berbeda dengankesejukan dan ketenangan yang didapatkan saat memandang kemegahan Gunung Fuji dari Kawaguchiko, ataupun kesenangan yang timbul dari hal sesederhana melintasi bangunan bersejarah di sepanjang jalan – jalan Kawagoe yang tenang dan menikmati makanan khasnya.

Foto ini di-submitted di lomba
Berpose dengan latar belakang Gunung Fuji. Foto ini di-submitted di lomba
Tokyo dalam kenanganku
Tokyo dalam kenanganku

Setelah Tokyo, kami menuju Kyoto. Sehari di kota ini mungkin tidak bisa merepresentasikan Kyoto. Namun, berjalan dari Fushimi Inari di selatan, dilanjutkan ke Arashiyama di barat, lalu ke Kinkakuji di utara, dan diakhiri dengan Kiyomizu dera di bagian timur menujukan bagaimana sejarah, budaya, dan alam yang indah bisa tetap dilestarikan dan menjadi kekuatan kota ditengah modernisasi. Kyoto mungkin memberikan kesan kota tua, namun tidak termakan dan tertinggal oleh jaman. Melestarikan budayanya, tetapi tetap mengikuti perkembangan, beryukur diberi kondisi alam yang indah dengan tetap memelihara dan mengembangkan keindahannya. Salut.

Serba - serbi Kyoto
Serba – serbi Kyoto

Selesai dengan Kyoto, kami berpindah keOsaka dengan shinkansen. Menyusuri daerah Minami, menjelajahi Kastil Osaka, dan menghabiskan hari di Dotonbori yang padat memberi saya kesan bahwa Osaka adalah kota modern, ceria, hangat, dan total.Kota dengan penawaran lengkap; beragam makanan lokal dan kreasi, seni, budaya, sejarah, hiburan, belanja, fashion, dan teknologi. Walaupun keceriaan dan gemerlapnya Osaka mungkin dibawah bayang-bayang ibukota negara, namun Osakamemiliki nilai sendiri, terutama perannya dalampersatuaan Jepang yang sejarahnya diceritakan secara menarik di Osaka Kastil Museum.Berikan yang terbaik untuk yang terakhir, mungkin itulah yang tepat menggambarkan Osaka untuk saya.

Lively Osaka
Lively Osaka

Mungkin sakura yang bisa saya lihat hanya gugurannya, tetapi perjalan selama di Jepang memiliki tempat sendiri dalam diri saya.

Last Sakura, foto ini di-submitted di lomba
Last Sakura, foto ini di-submitted di lomba

Focus on the journey, not the destination. Joy is found not in finishing an activity but in doing it. –Greg Anderson

=================================================================================================================

Artikel di atas adalah artikel yang saya submitted ke facebook Konsulat Jepang di Denpasar, sehingga kepemilikan artikel ada pada mereka. Artikel di atas saya ikutkan lomba dan pemenangnya di tentukan dengan banyaknya jumlah like di- facebook. oleh karena itu, saya butuh dukungan teman-teman yang dengan sukarela menyumbangkan jempolnya yang berharga untuk mendukung saya menang di sini.

langsung buka link boleh di sini:

https://www.facebook.com/notes/%E5%9C%A8%E3%83%87%E3%83%B3%E3%83%91%E3%82%B5%E3%83%BC%E3%83%AB%E6%97%A5%E6%9C%AC%E5%9B%BD%E7%B7%8F%E9%A0%98%E4%BA%8B%E9%A4%A8-konsulat-jenderal-jepang-di-denpasar/konnichiwa-jepangmengejar-sakura-terakhir/158871530969606

Terimakasih banyak yah dukungannya saya tunggu, bila nanti dukungan banyak, kemungkinan setelah ini saya akan mengepost giveway, oleh-oleh waktu saya ke Jepang, jadi buat yang sudah nge-like dan di rujuk dari sini bisa nyebut namanya dan rujukannya dari blog ini, makasih yah. Pemenang oleh-oleh akan saya pilih secara random dari random machine. makasih