Liburan ke Sydney untuk ngelihat Opera House, Sydney Bridge, Bondi Beach, atau pesona kota itu lainnya mungkin sudah jadi daya tarik utama Sydney, tapi pernah gak kepikir untuk mengunjungi sebentar Ibukota negara Australia yaitu Canberra yang jaraknya sekitar 287 km? Kalo pernah atau pengen, mungkin bisa intip sedikit tempat – tempat yang gw dan temen – temen datangin dan semuanya itu bisa dilakukan dalam sehari.

Perjalanan dari Sydney ke Canberra sebenarnya bisa dilakukan dengan bus, berhubung temen gw mau mengantar kami, akhirnya diputuskan menggunakan mobil. Diperjalanan kami menyempatkan diri untuk beristirahat sebentar di “Kevin Wheatley VC Rest Area” sambil menikmati kesejukan dan ketenangan “Lake Geroge” sekaligus memandang dari jauh peternakan domba dan angush (sapi khas australia) yang indah, seperti cerita di novel-novel, romantisnya suasana yang jauh dari hiru pikuk metropoliatan (apa sih). Kekekekke.

PeternakanRest area ini didedikasikan kepada “29890 Warrant Officer Class II Kevin Arthur Wheatley”, pahlawan Australia yang gugur di Vietnam pada tahun 1965. Setelah melakukan perjalanan sekitar 3 jam, sampailah kami di Canberra, tanpa membuang waktu, kami menuju Commonwealth Park.

One day Canberra map
One day Canberra map

Berbunganya hati bersamaan dengan bunga yang bermekaran di Floride Festival

Sejujurnya kami ngebelain mengejar lagi dan lagi tiket promosi adalah demi melihat bunga yang bermekaran di Canberra saat musim semi menyapa benua Australia, tepatnya Floriade Festival. Floriade Festival saat itu diadakan di Commonwealth Park. Penanaman bunga diatur berdasarkan tema festival yang ditetapkan berbeda tiap tahunnya. Pada 2012 festivalnya mengusung tema“Style dan Desain”, jadi setiap stand dan susunan bungamemiliki desain yang sesuai dengan tema tersebut. Menariknya disetiap desain bunga, disertai penjelasan. Untuk ikut berbunga ditehngah indahnya bunga yang bermekaran, terutama tulip, tidak dipungut biaya. Selain itu dalam lokasi festival juga ada beberapa pertunjukan seperti tari dan musik. Bila menyampiri acara ini, jangan takut kelaparan karena banyak makanan yang dijajakan (kalo ini gak gratis yah).

Floriade 2012Mampir di Kedutaan Besar Indonesia

Dari Floraide, kami menuju Kedutaan Besar Indonesia yang terletak di Darwin Avenue, melewati “Lake Burley Griffin”, danau buatan yang indah. Kedutaan Indonesia merupakan satu-satunya kedutaan yang memiliki pameran yang dibuka untuk umum setiap hari. Pusat kebudayaannya interaktif dan memberikan pengalaman Indonesia kepada pelajar dan umum.

Kedutaan IndonesiaAwalnya tujuan kami ke kedutaan adalah mau menikmati masakan Indonesia dengan sentuhan Australia karena saat itu sedang ada acara di kedutaan Indonesia. Tapi sayang sungguh sayang, saat kami ke sana, acara utama telah selesai, makanan yang dijualpun sebagian besar sudah habis, atau bila ada,antrian lebih panjang dari pembagian sembako gratis. Alhasil kami makan mie goreng rasa seadanya. Mmm, sumpe deh, jauh banget dari enak, hikssss. Makanan sudah habis, acara yang ada sisa pembagian kado, dan bule-bule ganteng yang datang ke sana rata-rata suami wanita Indonesia di Australia, so menurut kami gak ada yang menarik lagi karena gak bisa juga ketemu Duta Indonesia di sana, akhirnya diputuskan untuk bergerak ke tujuan berikutnya, Parliament House.

Alamat    : 8 Darwin Avenue, Yarralumia ACT 2600

Telp         :+61 02 6250 8600 atau +61 02 6273 6017

Website  : http://www.kbri-canberra.org.au

Open       : Setiap hari kerja 09.30-16.40, istirahat 12.30-13.30 (Hari Natal dan libur nasional tutup), Bebas biaya masuk

Parliament House

ParliamentIni merupakan gedung yang wajib disinggahi bila mampir ke Canberra. Gw gak tertarik dengan politik, mungkin dibilang nol banget (emang gak bagus sih), tapi masuk ke gedung ini memuaskan. Selain disediakan guide untuk tur dalam gedung secara gratis yang cukup memuaskan, masuknya pun gratis, dan mungkin bisa jadi bahan pembanding dengan sistem kita, bagus – bagus kalo bisa jadi pembelajaran. Guide tour yang ramah mungkin bisa jadi tambahan nilai plus, tetapi gedung ini memang indah. Dari luar keindahannya sudah bisa dinikmati, masuk ke dalam gedung, kita akan semakin pangling dengan kemegahannya, belum lagi naik ke lantai paling atas, disediakan roof top dengan alas rerumputan yang indah dan nyaman untuk sekedar bersantai dan menikmati pemandangan yang disuguhkan tepat didepannya.

Kondisi roof top Parliament House
Kondisi roof top Parliament House

Tertarik melihat isi gedungnya dan mengikuti tour-nya, silahkan mengantri diantara pukul 09.00-17.00 selama hari kerja (25 Desember tutup). Tidak dipungut apapun untuk mengikuti tour di sini. Oh yah, bila sudah menginjakkan kaki di gedung ini, sebaiknya sempatkan diri mampir membeli oleh-oleh khas Canberra, terutama tentang Parliament House karena sovenir khasnya tidak bisa didapatkan di tempat lain. Jangan menyesal seperti kami.

Australian War Memorial.

Ehm, gw baru berlibur di 4 negara selain Indonesia, tapi sejauh ini menurut gw yang paling banyak buat monumen untuk pahlawan mereka mungkin Australia (maap kalo pengetahuan gw cetek, jangan ada yang protes). Atau mungkin yang buat hal ini jadi menyolok mata gw yang indah ini karena monumen itu cantik-cantik, tidak biasa, terawat, dan selalu diiklankan jadi tourist attraction dan memang banyak menarik wisatawan (selalu rame dikunjungi) dan Australian War Memorial ini salah satunya.

Australian War MemorialSesuai namanya, monumen indah nan luas ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan Australia, baik yang berjuang bagi negaranya sendiri ataupun yang berjuang membantu negara lain atas nama Australia, termasuk Indonesia. Di lantai 2 kita bisa membaca nama para pahlawan yang gugur, lengkap dengan misinya, dinding ini disebut “Roll of Honour”. Di museumnya disediakan tour guide yang gratis juga, selain itu, para pengunjung boleh mengikuti closing ceremony yang diadakan setiap jam 5 sore dengan syarat mengikuti peraturan upacara, hikmad dan tertib. Saat itu, kami menyempatkan mengikuti upacara ini, sangat menyentuh bagaimana pahlawan mereka dihargai I’ll treasure you more our Indonesian’s hero, i’ll be a nice and well develop citizen.

Well, plesiran kami di Canberra untuk sehari diakhiri di Australian War Memorial. Sebentar namun berkesan dan memuaskan. Semoga temen yang mau nyamperin Canberra bisa menikmatinya juga. Oh yah di jalan kami balik ke Sydney, kami disuguhkan satu pemandangan yang indah. Saat itu hujan baru aja turun dan menyisakan tangga gw balik ke khayangan, pelangi dan langis dilingkupi semburat pink yang cantik. Sungguh menyenangkan.

To Sydney