Bagi yang menikmati wisata sejarah khususnya bangunan-bangunan tua, Dataran Merdeka, Kuala Lumpur bisa menjadi salah satu tempat tujuan. Kali ini gw mau share bukan karna gw ngerti banget tentang bangunan tua dan sejarahnya, tapi karna gw cukup senang menikmati bukti sejarah, mungkin gw gak punya bakat untuk mengingat lebih dalam cerita di balik  berdirinya bangunan tersebut, apa ajah yang sudah terjadi setelah bangunan itu berdiri, dan apa yang membuatnya menjadi sejarah. Namun, cukup menjadi orang yang melihat bukti sejarah, itu sudah cukup buat gw.

Dataran Merdeka yang sudah terkenal di kalangan pelancong dan bahkan mungkin menjadi tujuan utama ke Kuala Lumpur (terbukti saat ke sana banyak turis dari berbagai ras yang sibuk lengak-lengok sambil bawa map pembagian, gw gak pake map pembagian karna nge-print sendiri ye), selain karena lokasinya yang mudah di jangkau, melihat areal ini tidak di pungut biaya.

Rute Dataran Merdeka
Rute bersenang-senang di Dataran Merdeka dan sekitarnya

Mengingat di sini ada beberapa bangunan yang perlu ditandai untuk di lihat, gw memulai perjalanan dari paling utara (biar gak ngulang muter), di Masjid Jamek. Untuk ke Masjid Jamek, bisa dicapai dengan menggunakan LRT dan berhenti di stasiun dengan nama yang sama, LRT Masjid Jamak jalan Tun Perak.

1. Masjid Jamek

Masjid JamekTahun dibangun : 1909 (A.C. Norman)

Mesjid yang terletak di antara Sungai Klang dan Sungai Gombak dan bergaya arsitektur Moorish (ini merupakan mesjid tertua di Kuala Lumpur. Sebelum Masjid National dibagun pada tahun 1965, masjid ini digunakan sebagai masjid utama. Mesjid ini memiliki 3 menara utama. Bangunan masjid in masih merupakan bangunan asli, sama seperti pertama kali didirikan.

Noted: Untuk bisa masuk ke daerah di dalam pagar, harus mengenakan pakaian sopan dan menutupi aurat

2. Old Seassons & Magistrates Court Building

Tahun dibangun               : 1910 (Fungsi awal sebangai Kantor Survey FMS)

3. City Theatre (Panggung Bandaraya)

City TheatreTahun dibangun               : 1904 (A.B. Hubback, awalnya adalah Old City Hall)

Pada tahun 1992, bangunan ini terbakar, kemudian saat itu juga dipugar dan diperbaharui.

 4. Old High Court Building

Tahun dibangun               : 1915 (A.C. Norman)

Old High CourtBangunan yang awalnya berfungsi sebagai Pengadilan Tinggi, saat ini digunakan oleh Kementrian Informasi, Komunikasi, dan Budaya.

 5. Sultan Abdul Samad Building

Tahun dibangun               : 1897 (A.C. Norman & R.A.J Bidwell)

Sultan Abdul Samad

Gedung ini merupakan bangunan terbesar pada masanya. Konstruksinya dimulai pada tahun 1894 dan selesai pada tahun 1897. Awalnya dibagun sebagai Kantor Pemerintahan Baru. Kantor Departemeb Pekerjaan Umum, Kantor Survey, Bendahara, Kantor Pos dan Telegraf, dan beberapa departemen Pemerintah Federal Malaysia. Seluruhnya dibagun dari batubaa, dan yang berwarna putih gading adalah batubata yang di “plaster”. Pada “tower” dibagian tengah gedung terdapat jam yang pertama kali berbunyi pada saat parade perayaan ulang tahun Ratu Victoria di tahun 1897.

 6. St. Mary Cathedral

Tahun dibangun               : 1894 (Arsitektur Early English Gothic, Gereja Katolik Anglikan)

St Mary Cathedral7. Malaysian Institute of Architects

Tahun dibangun               : 1907 (A.K. Moosden)

Awalnya Loke Hall merupakan satu dari dua kediaman Konglomerat Cina, Loke Chow Kit. Desain bangunan ini terinspirasi setelah dia melakukan perjalan ke Eropa, sehingga bangunan ini memiliki karakter arsitektur neo-Renaissance dengan sentuhan cina. Dua tahun kemudian, bangunan ini diambil alhi dan dijadikan Empire Hotel. Satu dekade kemudian, bangunan ini dikembalikan kepada keturunan Konglomerat Loke. Bangunan ini mendapat ancaman akan dijual dan dihancurkan, namun setelah perhelatan panjang, bangunan ini dkembalikan di bawah perlindungan – the Malaysian Institute of Architects.

8. Wisma Ekran

Tahun dibangun               : 1936 (A.O. Coltman, Anglo Oriental Building)

Pada tahun 1930an, di Kuala Lumpur terserang demam bangunan bergaya Art Deco dan Anglo Orienal merupakan contoh sempurna dari arsitektur bergaya baru. Bangunan ini awalnya merupakan milik Anglo-Oriental Mining Corporation, tambang timah terkemuka di dunia pada masanya.

9. Royal Selangor Club

Tahun dibangun               : 1884 (A.C. Norman), re-built 1910 (A.B. Hubback)

Royal Selangor ClubAwalnya berupa bangunan kayu dengan “attap roofs”. Kemudian di desain ulang dengan “Tudoe Style”. Club house utama terkenal dengan sebutan “The Spotted Dog”, merupakan tempat pertemuan utama Kolonial Inggris dan kegiatan social. Pertandingan Kriket diadakan secara rutin di halamnnya. Awalnya klub ini dikhususkan untuk pria. Pada tahun 1984, perayaan bangunan yang keseratus tahun, Sultan Selangor menobatkan status “Royal” atas bangunan ini.

10. Dataran Merdeka

Lapangan yang terletak di antara Royal Selangor Club dan Gedung Sultan Abdul Samad.

 11. Flag Pole

Flag PoleTiang bendera setinggi 100 meter ini termasuk dalam jajaran tiang bendera tertinggi di dunia. Tiang bendera ini juga menjadi saksi hari kemerdekaan Malaysia. Pada tanggal 31 Agustus 1957, di tiang bendera inilah, the “Union Jack” diturunkan dan digantikan dengan Bendera Malaysia; saat itulah Bendera Malaysia pertama kali dikibarkan.

 11. b. Victorian Fountain

Tahun dibangun               : 1904

Airmancur ini dibangun pada masa kejayaan pemerintahan Inggris di Malaysia. Pada tahun 1897 airmancur ini dibangun di “Market Square”, tetapi dipindahkan ke “Independence Square” karena mengganggu lalu lintas. Airmancur yang berdiri sudah lebih dari 100 tahun ini dibawa dari Inggris dan didirikan di sini sebagai perayaan dan peringatan kepada Ratu Victoria.

Victorian Fountain

 12. Kuala Lumpur City Library

Tahun dibangun               : 1989

Bangunan ini awalnya bernama “Memorial Library”.  Sebelumnya, Kuala Lumpur City Library berada di kantor lama dari “Goverment Printing Press” disebelahnya. Perpustakaan ini merupakan satu-satunya gedung yang dibagun setelah kemerdekaan Malaysia. Perpustakaan ini merupakan satu dari perpustakaan pemerintah yang baik dengan auditorium, ruangankonfrensi, bangunan serbaguna, perpustakaan online dan pemeriksaan elektronik untuk peminjaman buku.

  13. Kuala Lumpur City Gallery

Tahun dibangun               : 1899

KL City Gallery

Inside of KL City Gallery

14. Restaurant Warisan (Chartered Bank)

Tahun dibangun               : 1905 (A.B. Hubback; fungsi awal Chartered Bank)

Restaurant Warisan

15. National Textiles Museum

Tahun dibangun               : 1905 (A.B. Hubback; Fungsi awal FMS Railway Headquarters)

NAtional Textiles MuseumDibangun sejajar dengan kantor pemerintahan yang bergaya islamic, perselingan warna merah dan putih pada gedung ini yang menjadi penanda utama dari gedung lainnya. Awalnya dibangun sebagai “FMS Railway Headquarters”, kemudian bangunan ini dijadikan kantor Departemen Pekerjaan Umum Selangor dan disesuaian dengan gedung pemerintahan lainnya di barisan yang sama, bergaya Moghul. Saat inim bangunan ini difunsikan sebagai “Nasional Textile Museum”, berisi pakaian tradisional Malaysia dan berbagai pakaian dari jaman dulu hingga saat ini.

16. Old Railway

Tahun dibangun               : 1904 (A.B. Hubback)

Old RailwaySebenarnya Old Railway ini tidak berada di Dataran Merdeka, tetapi lebih ke selatan lagi. di Jalan Sultan Hishamuddin. Masih bisa diempuh dengan berjalan kaki,

oh yah, tambahan di sebelah utara St. Mary Cathdral terdapat tugu peringatan Rotary sejak 1929 sampai 2000.

Tugu RotaryYah, sekian wisata sejarah yang gratis. tentu muter-muternya gratis, tapi naik LRT ama belanja oleh-oleh di KL City Galleries pake duit yah, kekekekeke.

See you in our next trip. Enjoy!!